Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Oleh-oleh Khas Jogja yang Bikin Lidah Bergoyang

Musim liburan telah tiba dan menjadi momen yang tepat untuk jalan-jalan ke Jogja. Dan jangan lupa susun oleh-oleh khas Jogja yang hendak di bawa pulang. Jangan sampai ada satu yang terlewatkan karena nanti bisa jadi yang ada hanya penyesalan.

bakpia kukus tugu jogja
liputan6.com

Liburan itu entah bersama keluarga atau bersama pasangan. Dan liburan akan terasa menyenangkan apabila tempat yang dituju sesuai dengan harapan. Selain itu, suasana yang nyaman menjadi poin utama liburan ke suatu tempat.

Di Jogja sendiri ada berbagai wisata yang dapat dikunjungi. Mulai wisata pantai, darat hingga pegunungan sekalipun. 

Semuanya menyenangkan sesuai dengan tujuan utama siapapun yang tengah berlibur. Bagi kalian yang tidak betah dengan dingin atau alergi, bisa memilih wisata seperti pantai atau berada di pusat kota.

Semua harus sesuai dengan porsinya. Agar liburan menjadi kian menyenangkan tanpa kekurangan satu hal pun maka jangan lupa susun daftar oleh-oleh yang hendak dibawa pulang.

Namun sebelum itu jangan lupa kunjungi "lokasi" yang paling iconik.

Alun-alun Jogja

Terasa kurang apabila jalan-jalan ke Jogja tanpa mampir ke Alun-alunnya. Meskipun alun-alun tampak biasa saja, tapi akan terasa berbeda jika datang ke sana. Menikmati kesejukan alun-alun di siang, sore atau malam hari sama indahnya.

Ada hal-hal yang perlu kalian coba. Meskipun hanya sekadar alun-alun tetapi sudah berapa banyak alun-alun jogja muncul di channel youtube. Mulai dari youtuber terkenal hingga yang baru merintis tentu saja sudah pernah merasakan betapa magisnya alun-alun Jogja.

Alun-alun Jogja terkenal dengan dua pohon beringinnya. Konon katanya apabila sepasang kekasih yang tidak bisa melewatinya, hubungan mereka akan pupus di tengah jalan. 

Hal ini bukannya membuat orang-orang takut dan menjauhi, malah membuat mereka semakin penasaran.  Makanya tak jarang, sepasang kekasih yang datang ke sana mencoba melewati dua pohon beringin tersebut.

Beberapa mengantre dan ada juga yang menyediakan foto di sana. Kalian hanya membayar berapa ribu, momen kalian langsung terabadikan pada foto yang tercetak saat itu juga tanpa menunggu terlalu lama.

Selain banyak pengunjung dan berbagai macam hiburan, alun-alun Jogja juga dekat dengan pusat perbelanjaan oleh-oleh. Kalian bisa menuju ke sana dengan alat transportasi yang tersedia.  

Baca juga: Warung Online Kuliner Martani Berikan Pengalaman Kuliner Berbeda

Oleh-oleh Jogja yang Bikin Lidah Bergoyang

Omong-omong soal Jogja tentu saja juga harus omong-omong tentang oleh-olehnya. Banyak sekali oleh-oleh dari jogja yang bisa kalian bawa pulang dan menjadi tanda orang rumah kalau kalian memang pergi ke Jogja.

Mulai dari oleh-oleh tradisional atau tempo dulu hingga oleh-oleh modern atau kekinian. Menurut beberapa pedagang, mereka senantiasa melakukan inovasi tanpa mengurangi keasliannya guna mengikuti lidah-lidah anak zaman now.

Hal ini dilakukan agar pasaran yang dituju tidak hanya orang-orang itu saja. Mereka juga ingin makanan tradisional ini bisa merambah dan bahkan digemari pemuda-pemuda. Sehingga pengonsumsinya tidak hanya orang tua saja.

Menyenangkan bukan?  

Buat kalian yang merasa muda dan tidak suka dengan makanan tempo dulu, tenang saja. Di Jogja sudah ada kok oleh-oleh kekinian. Oleh-oleh itu disesuaikan dengan makanan yang ada agar tidak terlalu tertinggal.

Baca Juga: Oleh-Oleh Khas Jogja Kekinian

Langsung saja inilah oleh-oleh Jogja yang bisa kalian pinang dan bikin mood makan kalian naik dua kali lipat:

1. Bakpia Pathuk

Makanan yang satu ini tentu saja sudah tidak asing lagi di telinga. Dan pastinya tidak asing bagi lidah khususnya mereka yang pernah ke Jogja. 

Kita akan dengan mudah menemukan toko Bakpia di mana-mana. Mulai di pinggir jalan hingga di pusat oleh-oleh.

Saking populernya, bakpia pathuk ini diedarkan ke beberapa daerah. Khususnya yang dekat-dekat Jogja. Entah citra rasanya berbeda atau tidak, tetap saja namanya pun sudah barang tentu menarik orang-orang.

Umumnya, bakpia pathuk berisi kacang hijau saja. Teksturnya yang lembut dan mudah dimakan mungkin menjadi poin utama mengapa bakpia ini diminati banyak orang. Namun seiring berjalannya waktu, bakpia pathuk tidak hanya berisikan kacang hijau.

Para penjual yang ingin menjamah ranah pembeli lebih luas lagi, berani melakukan inovasi. Membuat sesuatu yang baru dengan menambah bakpia pathuk original yang kemudian berisikan cokelat, durian, red velvet, green tea, keju dan lain-lain. 

Meskipun melakukan inovasi, tidak sedikit pun mengurangi rasa. Bakpia tetap terasa lembut dan begitu lezat dimakan.

2. Bakpia Kukus Stasiun Tugu

Inovasi terus dilakukan seiring berkembangnya zaman. Mereka yang ingin mengalami perubahan untuk mengembangkan usahanya jauh lebih besar lagi, mencoba hal-hal baru. Seperti pengusaha Bakpia kukus.

Dari namanya saja mereka sudah memulai membuat gebrakan baru yang berisiko. Bakpia yang biasanya tanpa dikukus secara matang, kini malah dikukus hingga matang. Inovasi ini termasuk berhasil karena bakpia kukus menjadi oleh-oleh yang paling dicari setelah bakpia biasa.  

Jika kalian bosan atau ingin mencicipi oleh-oleh lainnya, kalian bisa mencoba bakpia kukus ini. Namun apakah rasanya tidak enak? Soal rasa luar biasa istimewa.  

Keberhasilan inovasi tanpa mengurangi citra rasa menjadikannya oleh-oleh yang digemari. Ada varian rasa yang ditawarkan untuk bakpia kukus ini. 

Mulai dari rasa cokelat, stroberi, nanas, kacang hijau dan durian. Kalian tidak memilih saja mana bakpia kukus kesukaan kalian. Kalau saya sih cokelat sama stroberi. Rekomended banget!

3. Gudeg Kalengan

Melihat sarden kalengan sudah biasa ya. Bagaimana kalau gudeg Jogja dimasukan di kaleng? Belum terbayangkan? 

Hoho. Terbayang saja belum pernah apalagi melihatnya ya. Gudeg memang merupakan makanan khas Jogja yang paling banyak digemari.

Masakan dari nangka ini memang memiliki rasa yang kerap membuat lidah bergoyang-goyang. Selain itu ketika berhenti dimakan akan terasa pahit sehingga rasanya ingin terus makan. 

Penjual gudeg di Jogja begitu banyak. Untuk soal rasa tentu tidak bisa berbohong. Penduduk asli Jogja dan sudah berkecimpung dengan gudeg tentu akan mengetahui resep bagaimana gudeg terasa begitu nikmat.

Dulu sebelum zaman berkembang, oleh-oleh gudeg khas Jogja ini biasanya diwadahi dengan besek atau daun pisang. Namun di era sekarang, kalian bisa menemukan  gudeg kaleng yang mirip dengan kaleng sarden bertebaran di toko oleh-oleh. 

Gudeng kaleng ini pun kian populer sebagai oleh-oleh khas Jogja. Selain tahan lama pastinya praktis dalam membawanya.

Selain itu gudeg kaleng memiliki masa berakhir sekitar satu tahun. Sehingga aman dikonsumsi dalam jangka waktu lama. 

Untuk rasa juga tidak berubah dan tetap gudeg khas Jogja tentunya. Tidak dikurangi atau ditambahkan.

Itulah beberapa oleh-oleh Jogja yang bisa bikin lidah bergoyang-goyang tanpa mau berhenti ketika di makan nanti. Jangan kaget juga jika ada inovasi baru dari beberapa oleh-olehnya. 


Posting Komentar untuk "Oleh-oleh Khas Jogja yang Bikin Lidah Bergoyang"